Operasi PPE Korban Tenggelam di Sungai Bodor


 2021-04-18 |  pusdalops

NGANJUK – Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Nganjuk yang turut serta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nganjuk, Drs. Abdul Wakid, M.M., Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Nganjuk, Goenarto, S.E., bersama dengan tim SAR gabungan berhasil menemukan jenazah korban laka air yang membahayakan jiwa manusia pada hari ke-2 operasi pencarian (Minggu, 18/4/2021) di sungai Bodor Dusun Jegles Desa Plosoharjo Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk.

Ngadirah (70) warga Kabupaten Bantul Propinsi Yogyakarta yang tinggal di rumah anaknya pertanggal 16 April 2021 di Dusun Jegles Desa Plosoharjo Kecamatan Pace Kabupaten Nganjuk, berhasil ditemukan pukul 09.18 WIB di pertemuan sungai Bodor dan Kalisoko Desa Kedungombo Kecamatan Tanjunganom yang diperkirakan berjarak 1 km dari lokasi menghilangnya korban. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di lokasi penemuan pada koordinat 7°39'58.9"S 111°57'48.1"E.

Berdasarkan informasi dari para saksi, bahwa peristiwa laka air tersebut terjadi ketika korban mulai berjalan ke arah tepi sungai Bodor pada Sabtu (17/4/2021) pukul 14.00 WIB yang kemudian korban berhenti di tepi sungai Bodor. Pukul 14.30 WIB, warga Dusun Semanding yang berada di sisi utara sungai melihat korban terjatuh ke sungai dan 4 warga sekitar berusaha untuk menolong korban, tetapi karena dalamnya sungai menyebabkan warga belum berhasil untuk menyelamatkan korban.

Pencarian dilakukan dengan menggunakan pelampung dan perahu karet BPBD dan BASARNAS yang dibagi menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU). SRU pertama menurunkan pelampung dan melakukan susur sungai yang dimulai dari tempat kejadian musibah sampai dengan Check Point 1 di jembatan Kedungombo 1. SRU kedua menurunkan perahu karet BPBD dan BASARNAS dengan melakukan penyisiran yang dimulai dari DAM Mbaduk/Kedungsuko sampai dengan tempat kejadian musibah. Sedangkan untuk SRU ketiga melakukan pemantauan darat di 5 Check Point. Selanjutnya jenazah tersebut diserahkan kepada pihak kepolisian yang kemudian diteruskan ke pihak keluarga. (nis)