BPBD Ikuti Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Semeru 2021


 2021-05-05 |  pusdalops

NGANJUK – Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nganjuk yang diwakili oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Nganjuk, Goenarto, S.E., bersama dengan 10 personil Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Nganjuk, Forkopimda Kabupaten Nganjuk, Kepala OPD terkait Kabupaten Nganjuk, para Pejabat Utama Polres Nganjuk, Kapolsek Nganjuk beserta jajarannya, tamu undangan, beserta dengan peserta apel melaksanakan apel gelar pasukan Ops Ketupat Semeru 2021 yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Nganjuk, Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, S.E., S.H., M.M., M.BA., yang didampingi langsung oleh Kapolres Nganjuk, AKBP Harviadhi Agung Pratama, S.I.K., M.I.K., dan Dandim 0810/Nganjuk, Letkol Inf. Georgius Luky Ariesta, S.I.P.,M.Si., pada Rabu (5/5/2021) pagi di halaman apel Polres Nganjuk.

Di dalam pelaksanaan apel, disampaikan laporan dari Kepala Bagian Operasi Polres Nganjuk, AKP Abdul Rokib, bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2021 dalam rangka pengawalan Idul Fitri 2021 yang dilaksanakan sebagai satuan tanggung jawab dimasa pandemi Covid-19, yang mana operasi ini mulai dilaksanakan pada tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 dengan melibatkan lebih dari 200 personil.

AKP Abdul Rokib juga menyampaikan tempat-tempat pos Check Point, pos pelayanan dan pos pantau, yang mana untuk pos Check Point berada di Rejoso, pintu tol Nganjuk dan Wilangan. Pos pelayanan ada di terminal Anjuk Ladang, sedangkan untuk pos pantau berada di Baron, stasiun Kertosono, stasiun Nganjuk, pasar Bagor, Kertosono, dan wisata air terjun Sedudo. 

Selain itu, disampaikan juga bahwa akan disiapkan sarana prasarana pendukung dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2021, yaitu penyediaan kendaraan dinas Polres Nganjuk sebanyak 55 unit roda dua, 30 unit roda empat, 2 unit bus, 2 unit truk, 8 unit ambulance dari Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk dan Rumah Sakit Bhayangkara Nganjuk, 1 unit mobil derek, serta 1 unit mobil pemadam kebakaran.

“Gelar apel sudah mewakili semua unsur yang terlibat, sehingga sudah ada kesiapsiagaan yang selanjutnya ada tindak lanjut yang dapat dilakukan, baik dari segi ancaman ataupun dari segi lainnya, untuk memberikan jaminan keamanan pada masyarakat, sehingga masyarakat bisa menjalankan Idul Fitri dan Ramadhan dengan lancar”, tutur Marhaen selaku inspektur apel.

Berdasarkan amanat dari Kapolri yang disampaikan oleh Marhaen selaku inspektur apel, bahwa yang perlu ditekankan terkait Operasi Ketupat Semeru 2021 adalah:

  1. Siapkan mental dan fisik, serta disiplin;
  2. Hindari sikap tidak simpatik dan arogan;
  3. Lakukan deteksi dini untuk mengetahui dinamika dari masyarakat;
  4. Tingkatkan kepekaan dan kewaspadaan;
  5. Ketahui titik kemacetan, sehingga bisa bertindak cepat;
  6. Utamakan keselamatan anggota;
  7. Lengkapi sarana prasarana;
  8. Waspadai aksi tawuran antarwarga;
  9. Cegah aksi balap liar dan kebut-kebutan;
  10. Jalin kerjasama dengan tokoh agama dan stakeholder, agar masyarakat tidak takbir keliling;
  11. Laksanakan Ramadhan dan Idul Fitri sesuai dengan Surat Edaran Nomor 03 Tahun 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1442 H/2021;
  12. Cegah masyarakat bermain petasan dan kembang api;
  13. Koordinasikan dengan stakeholder, terkait dengan tempat wisata dengan pembatasan pengunjung maksimal 50%;
  14. Satgas Covid-19 benar-benar harus menyediakan bahan pokok;
  15. Terapkan hukum secara profesional dan humanis;
  16. Jalin kerjasama yang harmonis dan sinergi dengan instansi terkait.

 

“Saya ucapkan terimakasih pada semua pihak yang berperan aktif dalam rangka pengamanan Idul Fitri 2021, semoga bisa menjadi amal ibadah”, sambung Marhaen di dalam amanatnya. (nis)