BPBD Terus Lakukan Pendistribusian Bantuan Logistik pascabanjir


 2021-05-19 |  pusdalops

NGANJUK – BPBD Kabupaten Nganjuk kembali menerima bantuan logistik dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melalui BPBD Propinsi Jawa Timur untuk disalurkan kepada korban terdampak banjir di 6 desa di Kecamatan Berbek Kabupaten Nganjuk. BPBD Kabupaten Nganjuk melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik menyerahkan langsung bantuan dari Gubernur Jawa Timur untuk korban terdampak banjir ke Desa Sonopatik, Grojogan, Sumberurip, Tiripan, Patranrejo, serta Sendangbumen pada Rabu (19/5).

Dalam penyerahan bantuan logistik ke 6 desa di Kecamatan Berbek, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nganjuk diwakili oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Nganjuk, Goenarto, S.E., Kepala Seksi Logistik BPBD Kabupaten Nganjuk, Dra. Lilik, serta 6 anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Nganjuk. Bantuan logistik diterima langsung oleh Kepala Dusun Pacar yang mewakili Kepala Desa Sonopatik, Kepala Desa Grojogan, Plt Sekretaris Desa Sumberurip, Kepala Desa Tiripan, Kepala Urusan Keuangan Desa Patranrejo, serta Kepala Desa Sendangbumen yang kemudian didistribusikan langsung kepada korban terdampak banjir di 6 desa yang ada di Kecamatan Berbek tersebut.

Goenarto menyampaikan bahwa warga sangat berterimakasih atas bantuan dari Gubernur Jawa Timur, karena mereka merasa diperhatikan akan kebutuhan hidupnya. Ucapan terimakasih juga disampaikan oleh Suprapto selaku Kepala Dusun Pacar Desa Sonopatik.

Terimakasih untuk tim BPBD Kabupaten Nganjuk yang telah memberikan bantuan kepada warga Sonopatik yang terdampak banjir”. Suprapto berharap dengan adanya bantuan logistik yang diberikan kepada warga Sonopatik terdampak banjir dapat membantu beban yang ada dalam kehidupan sehari-hari mereka. Selain itu, Suprapto juga berharap tidak ada banjir lagi seperti yang terjadi diawal tahun 2021 dan tahun-tahun sebelumnya.

Berdasarkan hasil wawancara dengan Suprapto, bahwa Desa Sonopatik adalah salah satu desa di Kecamatan Berbek yang sudah berlangganan terkena banjir, dua dusun yang selalu terdampak parah adalah Dusun Pacar dan Patik, yang mana Tinggi Muka Air (TMA) hingga mencapai 50 cm. Dalam setahun bisa terjadi banjir sebanyak 1 hingga 3 kali di Desa Sonopatik.

Suwito, Kepala Desa Grojogan, juga menyampaikan ucapan terimakasih atas bantuan yang telah diberikan kepada warga yang terkena dampak banjir. Suwito berharap Grojogan bisa bebas dari banjir. Dijelaskan oleh Suwito, bahwa Desa Grojogan sendiri hampir mengalami sebanyak 3 sampai 4 kali banjir setiap tahunnya yang merupakan luapan dari sungai Tunggak maupun Konang yang mengarah ke Grojogan. Dilanjutkan kembali oleh Suwito, bahwa warga yang terdampak banjir di Desa Grojogan sebanyak ±800 KK.

Mudah-mudahan bantuan dari BPBD ini dapat bermanfaat sekali untuk masyarakat kami di Desa Sumberurip”, ucap Sukiman selaku Plt Sekretaris Desa Sumberurip.

Harapan kami kedepannya ada bantuan yang lebih lagi dari tim BPBD Kabupaten Nganjuk, saya sebagai Plt Sekdes sendiri mengucapkan terimakasih atas bantuan dari BPBD di mana ini merupakan korban dari bencana banjir tahun kemarin”, lanjut Sukiman.

Marijo, Bambang dan Sutoyo, selaku Kepala Desa Tiripan, Kepala Urusan Keuangan Desa Patranrejo, serta Kepala Desa Sendangbumen juga mengucapkan terimakasih kepada tim BPBD yang telah peduli terhadap masyarakat Desa Tiripan, Patranrejo dan Sendangbumen yang terdampak banjir pada Februari lalu. Untuk kedepannya, Marijo berharap agar dari pemerintah Desa Tiripan dan BPBD Kabupaten Nganjuk dapat selalu berkoordinasi terkait dengan pencegahan-pencegahan yang dapat dilakukan agar tidak terjadi banjir kembali.  

Bambang menjelaskan, bahwa bantuan yang disalurkan oleh BPBD Kabupaten Nganjuk sangat membantu masyarakat Desa Patranrejo yang terdampak banjir pada beberapa bulan yang lalu untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari-hari.

Sebenarnya ada antisipasi dari desa, cuma kemarin banjir bandang istilahnya, jadi masyarakat kita yang awalnya ndak kena jadi kena”, jelas Bambang saat kami temui di Balai Desa Patranrejo.

Adapun bantuan logistik yang diserahkan oleh tim BPBD Kabupaten Nganjuk sebanyak 120 paket Family Kit untuk 6 desa, yang tiap paketnya berisi beras 5 kg, minyak goreng 2 liter, mie instan 10 buah, dan sarden 1 kaleng. (nis)