Hendak Mencari Rumput, Pemuda 20 Tahun Hilang di Hutan Mekuto


 2021-05-28 |  pusdalops

Jumat (28/5), tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap kejadian orang hilang, Robin Maqrobin (20), di hutan Dusun Mekuto Desa Bareng Kecamatan Sawahan Kabupaten Nganjuk yang dilaporkan menghilang pada Kamis (27/5).

Kejadian berawal sejak Selasa (25/5) saat Robin Maqrobin pergi dari rumah pukul 09.00 WIB untuk mencari rumput. Korban hendak menyusul orang tuanya yang ada di ladang Dukuh Jewok. Setelah beberapa jam, korban tidak kembali ke rumah dan orang tuanya saat mengecek di rumah tidak menemui korban berada di rumah. Ayah korban, Gampang, berusaha untuk mencari korban, ternyata korban juga tidak ditemukan. 

Akhirnya pihak keluarga meminta bantuan tetangga pukul 14.30 WIB untuk mencari keberadaan korban, hingga akhirnya dilakukan pencarian terhadap korban dan pencarian dihentikan pada malam hari berdasarkan kesepakatan bersama untuk dilanjutkan esok harinya, Rabu (26/5) pukul 08.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, bahwa pada Selasa (25/5) pukul 10.00 WIB, Yatno masih bertemu dengan korban di dalam hutan pada koordinat 7°45’53.3”S 111°47’18.1”E. Selain Yatno, Garmi juga masih bertemu dengan korban pada pukul 11.30 WIB di barat makam Mekuto pada koordinat 7°44’58.7”S 111°47’4.1”E. Setelah itu, pada pukul 13.00 WIB, Sujito yang berprofesi sebagai pedagang bakso juga masih bertemu dengan korban di jalan Ngadipiro pada koordinat 7°44’21.2”S 111°46’51.6”E. 

Warga masih tetap melakukan pencarian mandiri pada Kamis (27/5) dari Dusun Patuk mengarah ke utara hingga ke Dusun Geneng. Dikarenakan pencarian yang dilakukan oleh warga belum membuahkan hasil, akhirnya dari pihak warga berinisiatif untuk meneruskan laporan ke pihak terkait, yaitu ke Polsek Sawahan dan BPBD Kabupaten Nganjuk.

Tim SAR gabungan dibagi menjadi 2 SRU (Search and Rescue Unit) untuk melakukan pencarian di dua wilayah pencarian pada Jumat (28/5). SRU A terdiri dari 36 personil, sedangkan untuk SRU B terdiri dari 31 personil. Operasi pencarian korban hari kedua ini, Jumat (28/5), melibatkan 67 personil gabungan dari unsur BASARNAS POS SAR Trenggalek, BPBD Kabupaten Nganjuk, Koramil Sawahan, Polsek Sawahan, Potensi SAR Nganjuk, perangkat desa, warga setempat, dan keluarga korban.

Korban memiliki ciri fisik dengan tinggi badan 160 cm, badan kurus, saat berjalan agak membungkuk, kulit berwarna sawo matang, rambut lurus, dan wajah lonjong. Saat terakhir sebelum dilaporkan hilang, korban mengenakan pakaian lengan panjang bergaris-garis hitam, celana kain berwarna abu-abu, memakai sandal japit, dan korban mengenakan capil yang terbuat dari bambu. Hingga saat ini tim SAR gabungan masih berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan pencarian terhadap korban. (nis)